TOMOHON, JEJAK PERINTIS – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kota Tomohon menegaskan tidak ada ruang untuk mengabaikan hasil evaluasi. Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah dikunjungi diminta segera memenuhi seluruh rekomendasi perbaikan, terutama menyangkut kualitas layanan, sarana-prasarana dan kebersihan lingkungan.
Koordinator Satgas MBG Kota Tomohon, DR Juliana Dolfin Karwur MKes MSi, menegaskan seluruh rekomendasi yang diberikan tim harus dilaksanakan tanpa terkecuali.
Menurutnya, pembenahan tersebut penting untuk memastikan makanan yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis tetap memenuhi aspek keamanan dan kualitas, sekaligus didukung lingkungan pelayanan yang bersih dan sehat.
“Seluruh rekomendasi harus dilaksanakan tanpa terkecuali. Ini demi memastikan keamanan dan kualitas makanan serta lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat,” tegas Dolfin.
Rekomendasi Satgas tidak hanya menyasar aspek pelayanan, tetapi juga peningkatan sarana dan prasarana hingga pengelolaan lingkungan, termasuk keberadaan dan pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Salah satu mitra SPPG Walian 1, Yulin Suoth, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan Satgas MBG.
“Kami sangat mendukung program ini dan siap melaksanakan semua rekomendasi dari tim satgas secepatnya,” ujarnya.
Satgas MBG selanjutnya akan menggelar rapat untuk membahas hasil kunjungan dan evaluasi terhadap sejumlah SPPG tersebut. Rapat itu dijadwalkan dihadiri Ketua Satgas MBG Kota Tomohon yang juga Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar SE MIKom.
Dalam rapat tersebut akan dibahas langkah tindak lanjut, termasuk rekomendasi dan kompensasi bagi empat SPPG yang menjadi sasaran evaluasi, yakni SPPG Walian, SPPG Walian 1, SPPG Matani Dua dan SPPG Paslaten 1.
Satgas MBG juga mengingatkan seluruh SPPG di Kota Tomohon agar tidak menganggap remeh standar kebersihan dan berbagai rekomendasi hasil evaluasi.
Penegasan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar serta mampu memberikan manfaat yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
(JP)






