TOMOHON — Kota Tomohon kembali menjadi rujukan daerah lain dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, memilih Tomohon sebagai lokasi untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif bagi Orang Asli Papua (OAP).
Kegiatan pelatihan yang digelar melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Puncak tersebut berlangsung 20–21 April 2026. Selain mengikuti pelatihan di Hotel Villa Emitta, sekitar 30 peserta juga diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang ada di Kota Tomohon.
Pemilihan Tomohon sebagai lokasi pembelajaran menjadi bagian dari upaya Pemkab Puncak melihat secara langsung pengelolaan potensi pariwisata, termasuk bagaimana daerah mengembangkan destinasi sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon, Judhistira Siwu, mewakili Pemerintah Kota Tomohon saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Puncak yang menjadikan Tomohon sebagai salah satu daerah tujuan pembelajaran sektor pariwisata.
Menurutnya, kunjungan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan dan membuka peluang kerja sama antardaerah dalam pengembangan pariwisata.
Dalam kesempatan itu, Judhistira turut mengundang Pemerintah Kabupaten Puncak untuk berpartisipasi dalam Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus.
Ajakan tersebut sekaligus membuka ruang bagi daerah di Papua untuk memperkenalkan potensi budaya, pariwisata dan ekonomi kreatifnya dalam salah satu agenda pariwisata unggulan Kota Tomohon.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Puncak, Yacub Magai, BSIT, MtiPar, selaku pimpinan rombongan, mengaku gembira melihat secara langsung potensi pariwisata Tomohon.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap keramahan masyarakat Kota Tomohon yang dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung sektor pariwisata.
Kunjungan tersebut turut diikuti Koordinator Wilayah Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) se-Papua, Simson Nicky Mehue.
Bagi Pemkab Puncak, pengalaman yang diperoleh selama berada di Tomohon diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya.
Sementara bagi Tomohon, kunjungan tersebut semakin mempertegas posisi kota sebagai salah satu daerah yang memiliki pengalaman dan potensi untuk menjadi tempat berbagi pengetahuan dalam pengembangan sektor pariwisata.






