MANADO, JEJAKPERINTIS.COM — Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) resmi membuka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-62 pada Kamis (27/8/2026).
Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan perjalanan panjang Fakultas Teknik, tetapi juga menjadi ruang evaluasi sekaligus penegasan arah pengembangan ilmu rekayasa yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan lingkungan.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Unsrat, Prof. Ir. Steenie E. Wallah, M.Sc., Ph.D., yang hadir mewakili Plt. Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengatakan pertambahan usia fakultas harus menjadi momentum untuk melihat kembali capaian yang telah diraih sekaligus menyusun strategi pengembangan ke depan.
Menurutnya, Fakultas Teknik memiliki posisi penting dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi, khususnya yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan.
“Diharapkan Fakultas Teknik agar semakin aktif menciptakan solusi berbasis teknologi, khususnya bagi kawasan kepulauan,” ujar Prof. Steenie.
Ia menyebut sejumlah bidang yang dapat menjadi fokus pengembangan, mulai dari infrastruktur yang tangguh terhadap bencana, bangunan dan kawasan ramah lingkungan, sistem transportasi yang efisien, teknologi energi berkelanjutan, transformasi digital, hingga pengelolaan sumber daya air dan lingkungan.
Hal tersebut dinilai penting mengingat karakteristik Sulawesi Utara sebagai wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan pembangunan sekaligus kerentanan terhadap berbagai persoalan lingkungan dan bencana.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unsrat, Prof. Dr. Eng. Ir. Liany A. Hendratta, M.Si., menegaskan bahwa peringatan Dies Natalis ke-62 mengusung tema “Sustainable and Human-Centered Engineering for Livable, Transformation, and Ecologically Resilient Environments.”
Tema tersebut menjadi penegasan bahwa perkembangan ilmu teknik tidak lagi cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik maupun kemajuan industri.
“Rekayasa modern harus berpusat pada manusia dan keberlanjutan lingkungan,” tegas Prof. Liany.
Ia menambahkan, seluruh sivitas akademika Fakultas Teknik didorong untuk terus menghasilkan inovasi yang tidak berhenti pada ruang akademik, tetapi mampu memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat Dies Natalis ke-62, Fakultas Teknik Unsrat diharapkan semakin mampu mengambil peran sebagai pusat pengembangan teknologi yang menjawab kebutuhan daerah, sekaligus melahirkan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Komitmen tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi teknologi yang adaptif, manusiawi, dan selaras dengan keberlanjutan lingkungan.












