MANADO, JEJAKPERINTIS.COM – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus memperkuat langkah menuju kampus berjejaring global. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kolaborasi akademik bersama Wuhu Vocational Technical University (WHVTU), China.
Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menerima kunjungan kehormatan dua dosen delegasi WHVTU di Kampus Unsrat, Senin (22/6/2026).
Kedatangan dua dosen tersebut menjadi bagian dari dimulainya kolaborasi akademik secara langsung atau luring antara Unsrat dan perguruan tinggi asal Wuhu, China.
Dalam program tersebut, kedua dosen penutur asli dari WHVTU dijadwalkan mengajar di dua fakultas strategis Unsrat, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Teknik (Fatek).
Di FEB, materi yang akan diberikan berfokus pada Cross Border E-Commerce, bidang yang dinilai penting dalam membekali mahasiswa menghadapi aktivitas ekonomi dan perdagangan lintas negara.
Sementara di Fakultas Teknik, pembelajaran diarahkan pada penguatan kompetensi teknis mahasiswa.
Program tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kerja sama akademik biasa. Kehadiran dosen WHVTU juga menjadi persiapan intensif bagi 20 mahasiswa Unsrat Batch 2 yang dipersiapkan melanjutkan studi langsung di kampus WHVTU, Wuhu, China, pada tahun berikutnya.
Rektor Unsrat menilai kehadiran para dosen dari Wuhu merupakan kesempatan penting bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik sekaligus mengenal budaya dan pola kerja sebelum menjalani pendidikan di China.
“Kehadiran para dosen dari Wuhu secara luring adalah kesempatan emas bagi mahasiswa Unsrat untuk menyerap ilmu, budaya kerja, dan adaptasi awal sebelum mereka berangkat ke Cina tahun depan,” ujar Rektor.
Menurutnya, Unsrat akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan institusi internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan.
“Kami berkomitmen penuh untuk terus membuka jejaring global demi mencetak lulusan yang berdaya saing internasional,” tegasnya.
Kolaborasi dengan WHVTU sekaligus memperlihatkan arah internasionalisasi Unsrat yang tidak berhenti pada kerja sama administratif, tetapi mulai diterjemahkan dalam bentuk pembelajaran langsung, pertukaran pengalaman akademik, serta persiapan mahasiswa untuk menempuh pendidikan di luar negeri.
Dengan hadirnya dosen asing secara langsung di ruang-ruang perkuliahan, mahasiswa Unsrat mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan akademik internasional sejak berada di Manado.
Langkah ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi persaingan global sekaligus memperluas jejaring akademik Unsrat di tingkat internasional.












