Manado

Wisuda Unsrat, Gubernur Sulut Tekankan Penguasaan Teknologi Harus Tetap Dilandasi Sentuhan Kemanusiaan

×

Wisuda Unsrat, Gubernur Sulut Tekankan Penguasaan Teknologi Harus Tetap Dilandasi Sentuhan Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini

MANADO, JEJAKPERINTIS.COM — Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan beradaptasi dan menguasai berbagai teknologi tinggi. Namun, kemajuan tersebut dinilai tidak boleh membuat manusia kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam momentum wisuda Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Utara menegaskan pentingnya lulusan perguruan tinggi memiliki keseimbangan antara kompetensi teknologi dan karakter kemanusiaan.

Menurutnya, penguasaan teknologi merupakan kebutuhan penting di tengah perubahan dunia yang berlangsung cepat. Lulusan perguruan tinggi harus mampu mengikuti perkembangan digital, inovasi, serta berbagai teknologi baru yang akan memengaruhi dunia kerja dan kehidupan masyarakat.

Namun, kemampuan tersebut harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.

“Teknologi boleh semakin tinggi, tetapi sentuhan kemanusiaan tidak boleh hilang,” menjadi pesan penting yang disampaikan dalam momentum wisuda tersebut.

Gubernur juga mendorong para lulusan Unsrat agar tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pribadi. Ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Para wisudawan dinilai memiliki posisi strategis sebagai generasi terdidik yang akan mengisi berbagai sektor pembangunan. Baik sebagai profesional, akademisi, birokrat, pengusaha, tenaga kesehatan maupun bidang lainnya, lulusan diharapkan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Pesan tersebut sejalan dengan peran Unsrat sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di kawasan Indonesia Timur yang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Unsrat sendiri menempatkan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian penting dalam kontribusinya terhadap pembangunan.

Momentum wisuda pun tidak sekadar menjadi seremoni akademik. Bagi para lulusan, wisuda menjadi titik awal untuk memasuki dunia pengabdian dan profesional dengan membawa ilmu, kompetensi serta nilai-nilai yang diperoleh selama berada di bangku kuliah.

Di tengah era kecerdasan buatan dan transformasi digital, pesan tentang pentingnya kemanusiaan menjadi semakin relevan. Teknologi dapat membantu manusia bekerja lebih cepat dan efisien, tetapi keputusan dan tindakan yang menyangkut kehidupan masyarakat tetap membutuhkan empati, integritas dan tanggung jawab.

Karena itu, para lulusan Unsrat diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta karakter yang kuat.

Dengan bekal tersebut, lulusan Unsrat diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan Sulawesi Utara sekaligus berkontribusi pada kemajuan Indonesia di tengah persaingan global.

width="120" height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *