BeritaDaerahManado

Sekretaris PWI Sulut Merson Simbolon Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

264
×

Sekretaris PWI Sulut Merson Simbolon Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

Sebarkan artikel ini

Jejakperintis.com – Manado, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia Merson Simbolon, SE.,M.Si meraih gelar doktor Ilmu Manajemen, dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado, Selasa, 29 Juli 2025.

Sekretaris PWI Sulut berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen mewujudkan tekatnya menyelesaikan pendidikan untuk memajukan profesi wartawan.

Simbolon mengatakan, dirinya menempuh pendidikan bukan sekedar mengejar gelar saja, tetapi sebagai sarana untuk mentransfer ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk mendorong pengembangan dunia Pers.

“Saya menuntut ilmu bukan hanya tentang memperoleh gelar semata, melainkan untuk memperoleh pengetahuan yang bisa membantu pengembangan dunia Pers untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan perilaku audiens, munculnya AI, dan tekanan untuk beradaptasi dengan teknologi baru” ucapnya.

Dirinya berkomitmen setelah menempuh pendidikan ini untuk mengimplementasikan ilmunya membangun dan memajukan organisasi PWI melalui berbagai program Pendidikan dan Pelatihan.

“Semoga ilmu yang didapat ini bermanfaat khususnya pers nasional yang lebih baik, tetap menjaga perilaku, etika jurnalistik, untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik” terangnya.

Merson Simbolon pada Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado, berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan Komisi Penguji dengan predikat Sangat Memuaskan, dengan berjudul Disertasi “Determinan Kinerja Wartawan dengan Mediasi Digitalisasi Berbasis AI”

Menampilkan Kebaruan dengan menempatkan Digitalisasi Media Berbasis AI sebagai variabel mediasi, mengembangkan Teori Kinerja Campbell dengan pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam konteks kerja jurnalistik era digital berbasis AI, serta menjelaskan mekanisme pengaruh AI terhadap perilaku kerja wartawan, yang belum dijelaskan dalam teori SDM klasik.

Simbolon juga memperluas interpretasi determinan kinerja Campbell yaitu pengetahuan, keterampilan, dan motivasi ke dalam lima variabel independen, motivasi berprestasi, kepemimpinan LMX, kompensasi, kecerdasan emosi dan kompetensi. “Ini merupakan pendekatan baru dalam mengelaborasi determinan kinerja berbasis teori Campbell, menawarkan perspektif baru dalam memahami kinerja wartawan melalui lensa MSDM modern yang dipadukan dengan perkembangan teknologi digital” ucapnya saat menyampaikan kesimpulan Disertasi.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kesempatan untuk menuntut ilmu dan meraih gelar doktor di Program Pasca Sarjana Unsrat” ucap Dr.Merson Simbolon. (***)

width="120" height="600"/>