BeritaDaerahManado

UNSRAT Beri Penghormatan Terakhir untuk Everdina Ratulangi Anak Dr GSSJ Ratulangi di Manado

458
×

UNSRAT Beri Penghormatan Terakhir untuk Everdina Ratulangi Anak Dr GSSJ Ratulangi di Manado

Sebarkan artikel ini

Jejakperintis.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menghadiri ibadah pemakaman mendiang Everdina Agustina Matulanda Ratulangi, yang merupakan putri dari tokoh nasional asal Sulawesi Utara, Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob (G.S.S.J.) Ratulangi. Prosesi pemakaman berlangsung penuh khidmat pada Rabu, 16 Juli 2025 di Manado dan dihadiri berbagai tokoh masyarakat, pejabat daerah, dan keluarga besar Ratulangi.

Kehadiran Rektor UNSRAT tidak hanya sebagai bentuk penghormatan atas keluarga besar Ratulangi, tetapi juga sebagai pengingat atas nilai-nilai perjuangan, pendidikan, dan kemanusiaan yang telah diwariskan oleh Dr. G.S.S.J. Ratulangi, tokoh bangsa sekaligus nama yang menjadi identitas dari Universitas Sam Ratulangi.

“Kami hadir untuk memberikan penghormatan kepada keluarga besar Ratulangi, yang telah memberikan warisan pemikiran luar biasa bagi dunia pendidikan dan kemerdekaan bangsa,” ujar Rektor Oktovian dalam keterangannya.

Dalam suasana yang penuh duka namun sarat makna, Rektor UNSRAT juga menyampaikan pentingnya menghargai nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa. Ia menegaskan bahwa nama besar G.S.S.J. Ratulangi bukan hanya dikenang karena jasanya sebagai pahlawan nasional, tetapi juga karena kontribusinya dalam dunia pendidikan dan pemikiran tentang kemanusiaan dan keadilan sosial.

“Everdina Ratulangi adalah generasi yang mewarisi semangat dan nilai-nilai ayahnya. Sebagai institusi yang menjunjung tinggi warisan G.S.S.J. Ratulangi, UNSRAT merasa terpanggil untuk terus menjaga dan melanjutkan semangat kebangsaan serta nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan,” tambahnya.

Acara pemakaman ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur pemerintah, akademisi, tokoh agama, dan masyarakat Sulawesi Utara. Mereka hadir sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan atas keluarga besar Ratulangi yang selama ini dikenal memiliki peran penting dalam sejarah dan kehidupan sosial budaya di Sulawesi Utara.

Prosesi ibadah berjalan dengan lancar, penuh doa dan pengharapan agar mendiang Everdina dapat beristirahat dalam damai. Rangkaian upacara juga menjadi ruang refleksi bagi banyak pihak tentang pentingnya menghargai jasa para tokoh bangsa, termasuk lewat penghormatan kepada keturunannya.

Dengan kehadiran Rektor dan jajaran pimpinan UNSRAT, institusi pendidikan ini kembali menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam dunia akademik, tetapi juga dalam pelestarian nilai-nilai sejarah dan kemanusiaan yang menjadi fondasi berdirinya bangsa.

width="120" height="600"/>