Jejakperintis.com – Dalam upaya memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan aparat keamanan, Rektor Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng, bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Irjen Pol. Roycke Harry Langie, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah fakultas di lingkungan UNSRAT pada Jumat, 4 Juli 2025.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen kedua institusi untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas di area kampus, sekaligus mempererat kerja sama lintas sektor yang selama ini telah terjalin. Dalam suasana penuh keakraban, rombongan disambut hangat oleh pimpinan fakultas dan sivitas akademika.
“Kami ingin memperlihatkan bahwa kerja sama antara universitas dan pihak kepolisian bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga pembinaan karakter dan lingkungan belajar yang sehat,” ujar Rektor Oktovian dalam keterangannya.
Menurut Rektor, kunjungan ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan rasa aman dan kedekatan antara mahasiswa dengan aparat penegak hukum. “UNSRAT adalah rumah intelektual. Tapi rumah ini juga butuh penjagaan agar tetap nyaman untuk belajar dan berkembang,” tambahnya.
Kapolda Sulut, Irjen Pol. Roycke Langie, menegaskan bahwa Polda Sulut siap mendukung segala upaya UNSRAT dalam menciptakan kampus yang inklusif dan bebas dari tindakan yang merugikan mahasiswa maupun dosen.
“Kami tidak hanya hadir sebagai pengawas, tapi juga mitra pendidikan yang aktif. Kami ingin menjadi bagian dari solusi dan pencegahan sejak dini,” ujar Irjen Roycke.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda dan Rektor turut meninjau fasilitas dan berdialog dengan beberapa mahasiswa. Diskusi ringan dan penuh semangat juga berlangsung mengenai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, termasuk isu keamanan siber, penyalahgunaan narkoba, hingga intoleransi.
Kehadiran pimpinan kepolisian di kampus UNSRAT ini disambut antusias. Banyak mahasiswa dan dosen menyampaikan apresiasi atas keterbukaan komunikasi antara kampus dan kepolisian, yang dianggap sangat penting di tengah dinamika sosial saat ini.
“Langkah seperti ini bagus sekali. Kita jadi merasa dilibatkan dan diperhatikan, apalagi dengan isu-isu keamanan yang cukup kompleks di era digital ini,” ujar salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yang hadir saat kunjungan.
Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program sinergi antara UNSRAT dan Polda Sulut, seperti forum dialog, penyuluhan keamanan, serta pembinaan mental dan karakter di kalangan mahasiswa.
Dengan kerja sama yang erat, UNSRAT berupaya terus menjadi institusi yang tidak hanya unggul dalam akademik dan riset, tetapi juga dalam membentuk lingkungan belajar yang aman, sehat, dan humanis.