Jejakperintis|| Kelurahan Tikala Baru mencatat sejarah baru ketika para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan, hingga aparat kepolisian berkumpul dalam satu ruangan untuk menyaksikan pelantikan Dewan Penasehat dan Tim Kerja Keamanan dan Ketertiban (Kamtibmas). (13/11) 2025
Kegiatan ini menghadirkan suasana penuh harapan, seolah menjadi titik awal gerakan bersama untuk memperkuat keamanan di tingkat kelurahan.
Ketua FKUB Kota Manado, Pdt. Handrie M. Dengah, M.Th, tampil memberikan pandangan yang menegaskan pentingnya inisiatif ini. Ia menyampaikan bahwa Tikala Baru adalah kelurahan pertama di Manado yang membentuk tim Kamtibmas secara resmi.
“Ini langkah besar. Ketika pemerintah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama bersatu, program apa pun yang dicetuskan akan berdampak besar bagi toleransi di kota ini,” ujarnya.
Ia optimistis bahwa kerja bersama ini akan membawa perubahan positif, termasuk harapan naiknya level keamanan Kota Manado dari level 5 ke level 3 pada tahun 2026.
Camat Tikala, Henry M.J Kontu, SP, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keamanan adalah fondasi bagi kesejahteraan masyarakat.
“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, aparat keamanan, dan para stakeholder, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Saya berharap tim Kamtibmas yang dilantik hari ini menjadi motor penggerak perubahan itu,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Tikala Jemmy Worang, SH, menekankan pentingnya membangun budaya keamanan dari lingkup terkecil: keluarga.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi budaya yang harus dimulai dari diri sendiri. Dari keluarga, baru mengalir ke masyarakat luas. Tikala Baru bisa menjadi teladan,” tegasnya, sembari menyampaikan apresiasi atas pembentukan tim kerja yang dianggap sebagai langkah strategis.
Pelantikan ini juga menjadi ruang pertemuan lintas iman yang hangat. Deretan pemuka agama hadir, mulai dari Gembala GPSI Pdt. Donal Sumeok, S.Th, Gembala KGPM Pdt. Shelvie Loudah, S.Th, Ustad Lolon Piu, hingga Pdt. Jimmy Tendean dari GMAHK. Kehadiran mereka memperkuat pesan bahwa keamanan dan kerukunan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.












