MINAHASA, jejakperintis.com – Polres Minahasa mengikuti kegiatan Zoom Peresmian dan Groundbreaking Satuan Produksi Pangan Gizi (SPPG) serta Gudang Ketahanan Pangan Polri secara serentak, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di bangunan SPPG Polres Minahasa, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, dan berlangsung aman serta kondusif.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa Ny. Angel Steven Simbar, mewakili Dandim Pasi Ops Kapten Inf Mikael Rawung, serta para pejabat utama Polres Minahasa di antaranya Kabag Ops AKP Aspri Djohar, Kabag SDM AKP Michael A.J. Siwu, Kabag Ren AKP Robby Wongkat, Kasat Sabhara Eddy Asri, Kasat Lantas AKP Sumiati Pontoan, SH, Kasat Binmas IPTU Andris Kasim, dan Kasie Was IPTU Juliana Oreli.
Turut hadir Kadis Pangan Maya M. Kainde, SH., MAP., Kabid Kesehatan Masyarakat Ivon Wantania, SH., S.Farm., MM., serta mewakili Kejaksaan Negeri Kasie Pidum Deby Kenap, SH., MH.
Kegiatan ini diawali laporan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo. Dalam laporannya, Kapolri menyampaikan “apresiasi kepada Presiden RI atas dukungan terhadap pembangunan SPPG dan gudang ketahanan pangan Polri sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ketahanan pangan nasional, “ucapnya.
Ia menegaskan, “hingga saat ini Polri telah mendirikan 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan di seluruh Indonesia, dengan target penyelesaian pembangunan pada Maret 2026 dan proyeksi penerima manfaat mencapai 2.947.500 orang serta menyerap 58.950 tenaga kerja, ” Katanya.
Secara virtual, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung peresmian dan penandatanganan SPPG serta menyerahkan penghargaan kepada jajaran Polri.
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas inisiatif Polri yang dinilai mampu menangkap persoalan krusial bangsa, yakni ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Menurutnya, kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan oleh aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang sehat dan unggul.
Presiden menegaskan bahwa keberadaan 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan bukan sekadar infrastruktur, melainkan komitmen konkret dalam menjamin akses pangan bergizi dan pengelolaan stok nasional secara merata. Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya anak-anak, sekaligus menjadi contoh bagi institusi negara lainnya dalam mendukung ketahanan bangsa secara menyeluruh. Seluruh rangkaian kegiatan Zoom di Polres Minahasa berakhir dalam keadaan aman dan kondusif. (HerieS)












