Jejakperintis.com – Pemerintah dan gereja kembali menunjukkan sinergi kuat dalam pelayanan kepada masyarakat. Hal ini terlihat saat Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk bersama Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun ke-35 Jemaat GMIM Siloam Tara-tara sekaligus meresmikan Gedung Pastori Satu, Selasa (24/2/2026).
Ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Penggembalaan BPMS GMIM Pdt. Richard Mengko, M.Th. Jemaat yang hadir larut dalam rasa syukur atas perjalanan panjang pelayanan gereja yang telah memasuki usia 35 tahun.
Peresmian gedung pastori menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian perayaan. Penandatanganan prasasti, penyalaan lampu papan nama, serta pengguntingan pita oleh Wali Kota menjadi simbol resmi digunakannya fasilitas tersebut. Gedung pastori ini diharapkan semakin menunjang pelayanan para hamba Tuhan dan memperkuat pembinaan jemaat.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa usia 35 tahun merupakan perjalanan iman yang tidak singkat dan menjadi bukti kesetiaan jemaat dalam pelayanan.
“Perjalanan ini tentu tidak selalu mudah, namun dengan kebersamaan dan iman yang kuat, jemaat mampu melewati setiap tantangan. Pemerintah ikut bersyukur dan bangga,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran gereja sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat, tidak hanya secara spiritual tetapi juga sosial.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut mengajak masyarakat mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kota Tomohon, termasuk program “Tomohon Menanam” yang mendorong masyarakat memanfaatkan lahan untuk kebutuhan pangan.
Menurutnya, wilayah Tara-tara memiliki potensi besar di sektor pertanian karena masyarakatnya dikenal aktif berkebun. Gerakan menanam diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Selain itu, perhatian terhadap kebersihan lingkungan juga menjadi fokus utama. Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk membiasakan memilah sampah sejak dari rumah.
“Kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri. Kota yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan,” katanya.
Ia juga memastikan komitmen pemerintah dalam bidang kesehatan, termasuk pelayanan gratis di Rumah Sakit Daerah Anugerah Tomohon, sebagai bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, Wali Kota turut memperkenalkan program “Corong Suara Rakyat”, sebagai sarana komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menutup sambutannya, ia menegaskan bahwa gereja dan pemerintah memiliki tujuan yang sama.
“Gereja melayani umat, pemerintah melayani masyarakat. Jika berjalan bersama, maka kesejahteraan akan semakin nyata,” ujarnya.
Perayaan ini turut dihadiri tokoh-tokoh gereja, jajaran Pemerintah Kota Tomohon, aparat kepolisian, serta seluruh jemaat. Momentum ini bukan hanya perayaan ulang tahun, tetapi juga menjadi tonggak baru untuk memperkuat pelayanan, kebersamaan, dan kontribusi dalam pembangunan daerah.












