Jejakperintis || Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara terpilih masa bakti 2026–2031, Sintya N.C. Bojoh, bergerak cepat mempersiapkan agenda pengukuhan dan pelantikan kepengurusan baru. Setelah melakukan koordinasi dengan Pengurus Pusat PWI pada Selasa (7/4/2026), Bojoh langsung menunjuk panitia pelaksana (panpel) guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal.
Penunjukan panitia ini menjadi langkah awal dalam mematangkan berbagai kebutuhan teknis dan administratif menjelang pengukuhan pengurus baru PWI Sulut periode 2026–2031.
Koordinasi intensif juga terus dilakukan dengan jajaran PWI Pusat, khususnya melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen), guna menyelaraskan agenda pelantikan dengan mekanisme organisasi secara nasional.
“Untuk kesiapannya telah berkoordinasi dengan Pengurus Pusat PWI melalui Sekretaris Jenderal terkait persiapan pengukuhan dan pelantikan pengurus baru,” ujar Sintya.
Ia menegaskan bahwa seluruh teknis pelaksanaan telah diserahkan kepada panitia yang telah ditunjuk. Panitia diharapkan dapat bekerja secara maksimal serta tetap menjaga komunikasi aktif dengan PWI Pusat agar pelaksanaan kegiatan berlangsung sesuai rencana.
“Persiapan dan teknis pelaksanaan pengukuhan telah diserahkan kepada panitia guna menyiapkan berbagai hal. Tentunya panitia akan tetap berkoordinasi dengan PWI Pusat,” jelas Sintya, yang akrab disapa.
Terkait waktu pelaksanaan, Bojoh menyampaikan bahwa jadwal pengukuhan dan pelantikan masih bersifat tentatif. Namun, rencana pelaksanaan diarahkan pada minggu terakhir bulan April atau paling lambat minggu pertama Mei 2026.
“Kalau tidak berubah, dilaksanakan akhir bulan April atau minggu pertama Mei 2026,” pungkasnya.
Pengukuhan ini diharapkan menjadi awal penguatan konsolidasi organisasi PWI Sulut, sekaligus memperkuat peran pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan inovasi, menjaga profesionalisme wartawan, serta meningkatkan kualitas ekosistem media di Sulawesi Utara.












