BeritaDaerahMinahasa

Ini Pesan Camat Langowan Timur Ruland Massie pada Calon Hukum Tua dan Pendukungnya Jelang Pilhut 2026

×

Ini Pesan Camat Langowan Timur Ruland Massie pada Calon Hukum Tua dan Pendukungnya Jelang Pilhut 2026

Sebarkan artikel ini

LANGOWAN TIMUR, jejakperintis.com — Jelang Pemilihan Hukum Tua dibeberapa desa di kecamatan Langowan Timur, yang rencananya digelar tahun 2026 ini, Camat Langowan Timur Ruland J. Massie SE dan Tokoh masyarakat setempat mengimbau warga untuk menjaga kondusifitas dan tidak terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah.

Meneruskan Himbauan Pemerintah Kabupaten Minahasa, Camat Langowan Timur Ruland J. Massie mengimbau bagi masyarakat yang ada di 7 desa di Kecamatan Langowan Timur yang akan menyambut Pemilihan Hukum Tua marilah kita menjaga situasi kondisi keamanan yang ada.

“jangan kita saling hujat, jangan saling menjelekkan sesama calon atau pun pendukungnya yang lain, tapi marilah kita menjadikan pemilihan Hukum tua ini berjalan dengan baik, ” Tegas Camat Massie, ketika ditemui Media ini, selasa (28/4/2026).

Lanjut Massie, “Saya berpesan kepada Hukum tua yang nantinya akan menjadi bakal calon, Saya meminta kepada kita semua untuk memberikan edukasi yang baik kepada para pendukung kita, agar jalannya pemilihan hukum tua ini dapat berjalan dengan baik, mari kita menjaga keamanan dan ketertiban yang ada di desa masing-masing, “pungkasnya.

Untuk diketahui pihak kepolisian sudah memetakan potensi kerawanan selama tahapan Pilhut dan meminta seluruh warga, khususnya pendukung calon, untuk tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, atau politik uang. Pilhut ini pesta demokrasi, bukan ajang permusuhan.

Begitu pula dalam Pilhut ini diingatkan netralitas perangkat desa. “ASN dan perangkat desa dilarang kampanye. Tugasnya hanya fasilitasi. Karena kalau ada yang melanggar, akan ditindak tegas sesuai aturan.

Sementara Tokoh Masyarakat Maxi Wungkar yang ada di kecamatan Langowan Timur menambahkan, tradisi Minahasa mengajarkan musyawarah dan mufakat. “Hukum Tua itu dipilih untuk melayani. Jangan sampai karena beda pilihan, kita saling bermusuhan. Beda pilihan, tetap basudara,” pesan para Tokoh Masyarakat tersebut saat ditemui media ini di salah satu Cafe di Langowan Raya.

Adapun Pilhut di Minahasa tahun 2026 ini akan digelar di ratusan desa yang ada di kabupaten Minahasa, dimana saat ini sudah memasuki tahapan pendaftaran bakal calon dan seleksi berkas. (HerieS)

width="120" height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *