MINAHASA, jejakperintis. com – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS Kesehatan memberi dampak nyata bagi Para kaum lanjut usia (Lansia) dan guru SD di Kecamatan Langowan. Kemudahan akses layanan lewat Aplikasi Mobile JKN dan antrean online jadi alasan utama warga merasa terbantu.
Hengki Soriton(76), warga Langowan yang memasuki dimasa tuanya sebagai kaum lanjut usia, mengaku rutin kontrol tekanan darah ke Dokter Pribadi yang terdaftar sebagai penerima pasien BPJS Kesehatan. Sejak pakai Mobile JKN, yang dibuatkan oleh anaknya, ia tidak perlu lagi antre berjam-jam.
“Dulu jam 5 subuh sudah ke Puskesmas. Sekarang daftar dari rumah, datang sesuai jam. Untuk lansia seperti saya, ini sangat membantu,” katanya, Jumat 8 Mei 2026.
Kemudahan serupa dirasakan Indira Makarawung S.Pd., guru disalahsatu SD di Langowan. Dengan jadwal mengajar yang padat, ia memanfaatkan fitur antrean online Mobile JKN untuk berobat tanpa ganggu jam kerja.
“Saya bisa ambil nomor antrean pas jam istirahat. Pulang sekolah tinggal langsung ke Faskes. Nggak perlu izin lama-lama,” ujar Makarawung dengan penuh senyuman.
Selain antrean online, keduanya terbantu dengan fitur cek riwayat pelayanan, skrining kesehatan, dan info ketersediaan kamar RS. Menurut Indira, transparansi data di aplikasi membuat peserta JKN lebih tenang.
“Kalau mau rujuk, bisa cek dulu RS mana yang kamarnya kosong. Nggak bolak-balik,” jelasnya.
Petugas BPJS Kesehatan Cabang Tondano menyebut, sosialisasi Mobile JKN terus digencarkan ke sekolah dan kelompok lansia di Langowan. Tujuannya agar peserta aktif, terutama yang rentan, bisa akses layanan cepat dan gratis.
Soriton dan Makarawung berharap semua warga Langowan dan di Minahasa segera unduh Mobile JKN, untuk mendapatkan kemudahan pelayanan kesehatan dari BPJS kesehatan.
“Gratis, gampang, dan sangat membantu. JKN benar-benar jadi pelindung kesehatan kami,” tutup keduanya.(HerieS)












