JEJAKPERINTIS.COM – Pemerintah Kota Tomohon memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan menggelar upacara bendera yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Selasa (5/5/2026).
Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring, S.E., M.E., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Wali Kota Tomohon.
Dalam kesempatan itu, Sekkot Edwin Roring membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, pendidikan pada hakikatnya merupakan proses memanusiakan manusia melalui pendekatan yang tulus, penuh kasih sayang, dan berorientasi pada pengembangan potensi setiap individu.
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” demikian petikan amanat yang dibacakan Sekkot Edwin Roring.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan zaman. Sejalan dengan visi pembangunan nasional, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis.
Salah satu program prioritas yang kini dikembangkan adalah pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mewujudkan tujuan pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis, yakni pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Menteri juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam membangun pendidikan yang bermutu. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai lembaga mitra yang memiliki komitmen terhadap kemajuan pendidikan Indonesia.

“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa tiga M, yakni mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus,” pesan Menteri dalam amanatnya.
Usai pelaksanaan upacara, Pemerintah Kota Tomohon melanjutkan kegiatan dengan meluncurkan Program Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Panas Bumi yang bekerja sama dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan potensi energi panas bumi kepada generasi muda sekaligus memperkuat pendidikan berbasis kearifan dan potensi lokal daerah.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan launching Dikbud Expo 2026 yang ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon bersama para tamu undangan.

Peluncuran kedua program tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman serta kebutuhan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, S.Sos., Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K., Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Darmawan Hutabarat, Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara Febry Dien, S.T., M.Inf.Tech. (Man), Kepala BGTK Provinsi Sulawesi Utara Arianto Batara, S.P., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tomohon Pdt. Olva Moningka, S.P.A.K., M.Th., Manajer HSSE PT PGE Lahendong Larry Wenur, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Tomohon, para kepala sekolah, guru, serta siswa SD dan SMP se-Kota Tomohon.












