Jejakperintis — Komitmen terhadap kelestarian lingkungan kembali ditegaskan melalui aksi nyata penanaman bibit pohon kayu dan buah yang digelar pimpinan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di kawasan Terung LW, Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan, Rabu (8/4/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan silaturahmi bersama Forkopimda Tomohon serta berbagai elemen masyarakat, menciptakan suasana penuh kebersamaan di tengah panorama alam yang asri.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, didampingi Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung dan Yorrys Raweyai, serta Ketua BULD DPD RI Stefanus BAN Liow, MAP. Turut hadir Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, SH, Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, jajaran Forkopimda, organisasi kemasyarakatan desa (OKD) Sulawesi Utara, insan pers, komunitas masyarakat adat, Badan Eksekutif Mahasiswa, hingga kelompok tani hutan.
Usai prosesi penanaman pohon, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai yang berlangsung hangat di tengah udara sejuk khas Tomohon. Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengaku terkesan dengan keindahan alam Kota Tomohon yang menurutnya memberikan pengalaman berbeda di tengah padatnya agenda kenegaraan.
“Tomohon ini sangat indah, dan ini menjadi salah satu sore terbaik saya. Di tengah padatnya aktivitas, suasana seperti ini benar-benar memberi energi baru,” ujarnya.
Ia menilai Kota Tomohon memiliki peluang besar menjadi destinasi wisata kelas dunia apabila pengelolaannya dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Kehadiran para duta besar dalam ajang Tomohon International Flower Festival (TIFF) disebutnya sebagai indikator bahwa Tomohon telah dikenal secara internasional.
“Bayangkan dampak ekonominya jika ini terus dilakukan secara konsisten. Wisatawan bisa menikmati udara sejuk, keindahan alam, hingga pesona bunga yang luar biasa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sultan menekankan pentingnya membangun demokrasi berkelanjutan melalui pendekatan lingkungan atau konsep green democracy. Menurutnya, demokrasi tidak hanya berbicara tentang kekuasaan, tetapi juga tanggung jawab menjaga masa depan generasi berikutnya.
“Kita harus mengarahkan demokrasi pada keberlanjutan, bukan sekadar mengejar kekuasaan sesaat. Penanaman pohon hari ini adalah simbol bahwa kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan penanaman pohon tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat luas.
“Harapan saya, pohon-pohon yang kita tanam hari ini akan tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat, menjadi warisan hijau yang bisa dinikmati anak cucu kita,” ungkapnya.
Senator Stefanus BAN Liow menambahkan bahwa penanaman pohon memiliki nilai strategis yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga alam.
“Ini adalah investasi jangka panjang. Pohon yang ditanam hari ini akan memberikan manfaat ekologis, ekonomi, dan edukasi. Generasi muda harus dilibatkan agar mereka memiliki kesadaran menjaga lingkungan sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Tomohon sebagai lokasi kegiatan pimpinan DPD RI. Menurutnya, program penanaman pohon sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat identitas kota sebagai destinasi wisata hijau.
“Kami sangat bersyukur dan bangga Tomohon menjadi lokasi kegiatan ini. Penanaman pohon ini sejalan dengan komitmen pemerintah kota dalam menjaga kelestarian lingkungan,” kata Caroll.
Ia berharap gerakan penghijauan terus dilakukan secara berkelanjutan dan mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus memperkuat citra Tomohon sebagai kota yang sejuk, indah, dan berdaya saing di sektor pariwisata.












