UTAMA

Pimpin Apel Kerja Bakti, Bupati Dondokambey Intruksikan Hal Penting Ini

MINAHASA, jejakperintis.com- Guna mendapatkan hasil optimal proses pekerjaan dalam jumat bersih, Pemerintah Kabupaten Minahasa memperketat pengawasan terhadap komitmen lingkungan di setiap satuan kerja.

Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini diwajibkan memiliki minimal 5 hingga 10 peralatan kerja bakti, seperti cangkul dan sekop, sebagai bagian dari indikator evaluasi kinerja dalam mewujudkan program Indonesia Asri.

​Instruksi tersebut disampaikan Bupati Minahasa Robby Dondokambey saat memimpin Apel Kerja Bakti di Lapangan Dr Sam Ratulangi, Tondano, Jumat (21/3/2026).

Selain Sekretaris Daerah Lynda D. Watania dan Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong, apel ini diikuti oleh seluruh jajaran asisten, kepala dinas, camat, hingga ASN.

Bupati ​Robby menyatakan, ketersediaan alat kerja bakti dan tempat sampah yang layak di setiap kantor pemerintah adalah hal mutlak.

Langkah ini diambil agar agenda bersih-bersih lingkungan setiap hari Jumat tidak sekadar menjadi formalitas, namun didukung oleh fasilitas yang memadai.

​”Setiap OPD wajib menyiapkan alat-alat kerja bakti. Minimal ada lima sampai sepuluh cangkul dan sekop. Ini akan menjadi bahan evaluasi agar kita benar-benar berkomitmen melaksanakan tugas tanggung jawab untuk Minahasa yang asri,” ujarnya.

Selain pembenahan internal di lingkungan kantor, pemerintah daerah mendorong terciptanya suasana lingkungan yang hijau dan rapi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kantor yang asri dinilai akan memberikan kenyamanan, baik bagi pegawai yang bertugas maupun bagi masyarakat yang datang mengurus administrasi.

​Terkait upaya pelestarian kawasan wisata, apresiasi diberikan kepada Dinas Pariwisata yang secara rutin menjaga kebersihan Benteng Moraya.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang untuk memastikan kawasan tersebut tetap terawat, Dinas Pariwisata direncanakan akan berkantor di area Benteng Moraya.

Menjelang Idul Fitri, Bupati juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Mengingat suasana masih dalam bulan Ramadhan, toleransi antarumat beragama menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas daerah.

​”Bagi warga yang akan melaksanakan perjalanan mudik, saya ingatkan agar senantiasa memperhatikan keselamatan di perjalanan sehingga dapat merayakan hari raya bersama keluarga dengan selamat,” katanya.

​Agenda kerja bakti yang dikoordinasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup ini ditutup dengan penegasan bahwa penataan lingkungan akan dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *