Jejakperintis || SULUT, Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi memberikan persetujuan terhadap bakal calon Ketua PWI Provinsi Sulawesi Utara serta bakal calon Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sulut. Persetujuan tersebut tertuang dalam surat Nomor 624/PWI-P/LXXX/III/2026 tertanggal 25 Maret 2026 yang ditujukan kepada Panitia Konferensi PWI Provinsi Sulawesi Utara. (25/3) 2026.
Surat yang ditandatangani Ketua Umum Akhmad Munir, Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh, serta Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang tersebut menegaskan bahwa seluruh berkas para bakal calon telah diverifikasi sesuai ketentuan Anggaran Dasar (AD) PWI.
Verifikasi dilakukan berdasarkan AD PWI Pasal 26 ayat 2 untuk bakal calon Ketua PWI Provinsi Sulawesi Utara dan Pasal 34 ayat 4 dan 5 untuk bakal calon Ketua DKP PWI Sulut. Hasilnya, empat nama dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon Ketua PWI Sulut, yakni Faruk Langaru, John Wesley Paransi, Merson Simbolon, serta Sintya NC Bojoh.
Nama terakhir menjadi sorotan karena berpotensi mencetak sejarah sebagai salah satu figur perempuan yang maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi wartawan di Sulawesi Utara. Kehadiran kandidat perempuan dinilai memberi warna baru bagi dinamika demokrasi internal organisasi profesi tersebut.
Sementara itu, untuk posisi Ketua DKP PWI Provinsi Sulawesi Utara, tiga nama juga dinyatakan memenuhi syarat, yaitu Fernandus Y. Adam, Ramon D. Wowor, dan Satrin Lasama. Dewan Kehormatan Provinsi memiliki peran strategis dalam menjaga marwah dan etika profesi jurnalistik, sehingga proses seleksi calon dilakukan secara ketat sesuai regulasi organisasi.
PWI Pusat menegaskan bahwa keputusan ini diharapkan menjadi pedoman bagi panitia konferensi dalam melanjutkan tahapan pemilihan sesuai mekanisme yang berlaku. Transparansi dan kepatuhan terhadap Anggaran Dasar organisasi menjadi kunci menjaga kredibilitas serta profesionalitas insan pers.












