Tomohon

FPD Dikbud Tomohon Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Lestarikan Budaya Daerah

×

FPD Dikbud Tomohon Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Lestarikan Budaya Daerah

Sebarkan artikel ini

Jejakperintis.com – Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) guna membahas strategi peningkatan mutu pendidikan sekaligus penguatan pelestarian budaya lokal. Forum ini menjadi wadah sinkronisasi program strategis lintas sektor untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter budaya.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon tersebut dihadiri Kepala Dinas Dikbud Juliana Karwur, Kabag Organisasi Setda Ingrit Palit, Kepala Dinas Pangan Novie Kainde, serta Sekretaris Dinas Sosial Vany Supit, bersama sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Forum tersebut difokuskan pada penyusunan rencana strategis dan program kerja yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal melalui satuan pendidikan. Berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga pendidik, pemerataan akses pendidikan, hingga penguatan identitas budaya daerah dalam kurikulum.

Kepala Dinas Dikbud Juliana Karwur menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan dasar dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi prioritas utama. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh akses pendidikan yang merata serta peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

Selain peningkatan kualitas SDM, forum juga menyoroti kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk dukungan teknologi pembelajaran di era digital. Hal tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar sekaligus menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan global.

Sementara itu, Ingrit Palit menekankan pentingnya integrasi pelestarian budaya daerah dalam sistem pendidikan. Muatan lokal dan identitas budaya Tomohon dinilai perlu terus dikembangkan melalui kurikulum dan kegiatan sekolah agar tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Dalam forum tersebut juga dibahas penyusunan dokumen perencanaan jangka menengah seperti Renstra dan RKPD yang akan diselaraskan dengan target pembangunan daerah 2026–2029. Sejumlah aspirasi turut mengemuka, di antaranya isu keamanan lingkungan sekolah, usulan program makan bergizi gratis bagi siswa, serta kebutuhan keberpihakan terhadap tenaga pendidik.

Melalui Forum Perangkat Daerah ini, Pemerintah Kota Tomohon berharap lahir kebijakan strategis yang mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah. Sinergi antar pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang berkarakter budaya di Kota Tomohon.

width="120" height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *