Jejakperintis || Tomohon – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tomohon melakukan audiensi ke Bawaslu Kota Tomohon, Rabu (4/3/2026), dalam rangka pembaruan administrasi kepengurusan serta koordinasi terkait kepatuhan terhadap regulasi kepemiluan.
Rombongan dipimpin Ketua PSI Tomohon Artis Kaligis, S.IP., dan didampingi Ketua Dewan Pembina PSI Tomohon, Franny L. Walangitan, S.H. Audiensi tersebut menjadi langkah awal kepengurusan terbaru PSI Tomohon untuk memastikan seluruh dokumen dan perubahan internal partai telah tercatat secara resmi.
Dalam pertemuan itu, PSI menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan terbaru, surat mandat, serta menyampaikan perubahan lambang partai pasca-Kongres Solo dan alamat sekretariat yang baru. Pembaruan ini merupakan bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus penyesuaian terhadap dinamika internal partai di tingkat nasional.
Ketua PSI Tomohon Artis Kaligis menegaskan komitmen partainya untuk tertib administrasi dan siap menghadapi tahapan politik ke depan.
“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi. Perubahan lambang dan struktur adalah bagian dari semangat pembaruan,” ujar Kaligis.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Ia menilai komunikasi aktif dengan lembaga pengawas merupakan langkah preventif agar tidak terjadi kesalahan administratif yang dapat berdampak pada proses politik di kemudian hari.
Sementara itu, Dewan Pembina PSI Tomohon Franny L. Walangitan, S.H., menegaskan bahwa politik harus dijalankan dengan tanggung jawab moral dan keteladanan.
“Partai politik tidak boleh hanya hadir saat momentum pemilu. Kita harus menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik, menjunjung tinggi aturan, serta membangun komunikasi yang sehat dengan penyelenggara,” tegas Walangitan.
Ia menambahkan, audiensi tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari strategi membangun budaya politik yang bersih dan transparan.
“Sebagai Dewan Pembina, saya mendorong agar PSI menjadi contoh partai yang tertib administrasi, terbuka terhadap pengawasan, dan konsisten memperjuangkan politik yang bersih serta berorientasi pada kepentingan rakyat,” tambahnya.
Ketua Bawaslu Kota Tomohon, Stenly Kowaas, mengapresiasi inisiatif PSI yang datang untuk berdialog dan bersilaturahmi.
“Momentum ini diharapkan memperkuat sinergitas antara penyelenggara dan peserta pemilu demi suksesnya agenda-agenda elektoral ke depan,” ujarnya.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Tomohon, Yossi Korah, M.Pd., juga menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk konsultasi dan diskusi demi menjaga integritas demokrasi di Kota Tomohon.
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang konstruktif antara partai politik dan lembaga pengawas. Di tengah dinamika politik yang terus bergerak, langkah proaktif seperti ini dinilai penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor hukum.
Dengan pembaruan struktur dan administrasi yang telah dilakukan, PSI Tomohon menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam membangun demokrasi yang sehat, tertib, dan berkualitas di Kota Tomohon. (*)












