Jejakperintis.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Bidang Pemerintahan dan Akuntabilitas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Prof. Tjitjik Srie Tjahjandarie, Ph.D, pada Kamis, 31 Juli 2025. Kunjungan tersebut berlangsung di Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Manado dan disambut langsung oleh Rektor Unsrat, jajaran pimpinan universitas, serta perwakilan mahasiswa.
Kehadiran Prof. Tjitjik dalam kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi dan fasilitas di Asrama Mahasiswa Nusantara, yang menjadi tempat tinggal bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya dari kawasan tertinggal, terluar, dan terdepan (3T). Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi dan dialog antara pihak pemerintah dan sivitas akademika mengenai penguatan layanan pendidikan tinggi yang berkeadilan.

“Mahasiswa yang tinggal di Asrama Mahasiswa Nusantara ini adalah representasi dari keberagaman Indonesia. Pemerintah ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan akses pendidikan yang layak, tempat tinggal yang aman dan nyaman, serta dukungan sosial yang cukup,” ujar Prof. Tjitjik dalam sambutannya.
Rektor Unsrat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian Kemendikbudristek terhadap mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari berbagai pelosok nusantara. Ia menegaskan bahwa pihak kampus siap bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam menyediakan fasilitas dan pembinaan yang optimal bagi mahasiswa penghuni AMN.
Dalam kunjungannya, Prof. Tjitjik juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para mahasiswa yang tinggal di asrama. Suasana hangat terlihat saat beliau berbincang dan mendengarkan cerita serta harapan dari para mahasiswa. Beberapa mahasiswa menyampaikan pengalaman positif mereka tinggal di asrama, termasuk dalam hal pengembangan soft skills dan relasi sosial lintas budaya.
“Kami senang dan merasa diperhatikan. Fasilitas di AMN sangat membantu kami fokus belajar dan beradaptasi dengan lingkungan baru di Manado,” ujar salah satu mahasiswa asal Papua yang ditemui dalam kunjungan tersebut.
Asrama Mahasiswa Nusantara merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan untuk memperkuat integrasi sosial dan meningkatkan pemerataan akses pendidikan tinggi. Melalui AMN, mahasiswa dari berbagai latar belakang etnis dan daerah dapat belajar bersama, saling mengenal, dan menumbuhkan semangat kebangsaan.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Kemendikbudristek dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang akuntabel, inklusif, dan berorientasi pada keberagaman. Dalam konteks ini, AMN bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga ruang pembinaan karakter dan pembelajaran nilai-nilai kebhinekaan.