Jejakperintis — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tomohon tengah melakukan pekerjaan perbaikan pada jaringan utama pipa transmisi berukuran 6 inci yang menghubungkan sumber air Patar dan Mahlimbukar 2 menuju reservoir Kawangkoan.
Pekerjaan ini dilakukan setelah terjadinya kerusakan pada jalur pipa yang selama ini menjadi salah satu penopang utama distribusi air bersih untuk wilayah Tomohon Utara dan sekitarnya.
Akibat perbaikan tersebut, beberapa wilayah mengalami gangguan dan pemadaman sementara pelayanan air bersih. Wilayah yang terdampak di antaranya Kakaskasen, Kinilow (sebagian), serta sejumlah area lain yang terhubung pada aliran yang sama. Kondisi ini membuat sebagian warga mengalami keterbatasan suplai air bersih sejak Selasa pagi.
Direktur Utama PDAM Tomohon, Adrian Ngenget, menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa proses perbaikan memang membutuhkan penghentian aliran air untuk alasan teknis dan keselamatan pekerjaan.
Menurutnya, tim teknis di lapangan sedang bekerja penuh untuk memastikan penyambungan pipa dapat diselesaikan dalam waktu secepat mungkin.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Tim kami sedang bekerja keras untuk menyelesaikan perbaikan ini secepat mungkin,” ujar Dirut PDAM Adrian Ngenget, Selasa (18/11/2025).
Berdasarkan informasi internal PDAM, pipa transmisi yang rusak merupakan jalur vital yang membawa air dari dua sumber utama, yaitu Patar dan Mahlimbukar 2.
Kerusakan terjadi pada bagian sambungan yang mengalami tekanan berlebih, sehingga membutuhkan penggantian komponen dan penyambungan ulang. Proses ini memerlukan penghentian total aliran untuk memastikan sambungan baru dapat terpasang dengan aman dan tanpa risiko bocor.
PDAM Tomohon menargetkan pekerjaan dapat selesai dalam waktu singkat, tergantung kondisi lapangan dan kecepatan penyambungan.
Pihak PDAM juga melakukan monitoring tekanan air secara berkala untuk memastikan bahwa saat aliran kembali dibuka, distribusi dapat berjalan stabil tanpa mengganggu wilayah lainnya.
Selain itu, PDAM mengimbau warga di wilayah terdampak untuk melakukan penghematan penggunaan air selama masa gangguan berlangsung. Jika diperlukan, PDAM menyiapkan opsi bantuan suplai air melalui mobil tangki khusus untuk kebutuhan mendesak.












