BeritaTomohon

Wawli Sendy Hadiri Ibadah Penghiburan Alm. Drs. Ernest Demas Mamangkey

×

Wawli Sendy Hadiri Ibadah Penghiburan Alm. Drs. Ernest Demas Mamangkey

Sebarkan artikel ini
IMG 20251209 WA0058

Jejakperintis || Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menghadiri Ibadah Penghiburan Jajaran Pemerintah Kota Tomohon atas meninggalnya Alm. Drs. Ernest Demas Mamangkey, yang dilaksanakan pada Selasa, 9 Desember 2025.

Ibadah penghiburan berlangsung di kediaman keluarga besar Mamangkey–Sumakul, Kelurahan Kamasi, Kecamatan Tomohon Tengah, dan dipimpin oleh Pdt. Dores Kumeang-Sambeka, M.Th., selaku Ketua BPMJ GMIM Baitel Kamasi. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh pengharapan, diwarnai doa serta penguatan iman bagi keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Drs. Ernest Demas Mamangkey tutup usia pada umur 89 tahun 6 hari. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang bersahaja dan dihormati di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Almarhum juga merupakan orang tua mantu dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Tomohon, Drs. Robby Kalangi, S.H., M.M., dalam keluarga besar Kalangi–Mamangkey.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tomohon menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas nama Pemerintah Kota Tomohon, pribadi, dan keluarga.

“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, pribadi dan keluarga, saya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada istri terkasih Ibu Maritje Sumakul, serta anak-anak, cucu-cucu, dan cece-cece atas meninggalnya Alm. Drs. Ernest Demas Mamangkey. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa, sumber kekuatan dan penghiburan sejati, senantiasa menyertai keluarga dalam melalui masa duka cita ini,” ujar Sendy Rumajar.

Kehadiran Wakil Wali Kota bersama jajaran pemerintah daerah menjadi bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kota Tomohon terhadap keluarga yang berduka, sekaligus wujud nyata kebersamaan dalam suka dan duka.

Turut hadir dalam ibadah penghiburan tersebut Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring, S.E., M.E., bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon, kerabat, serta keluarga besar Mamangkey–Sumakul yang bersama-sama menguatkan satu sama lain dalam iman dan kasih.

Ibadah penghiburan ini menjadi momentum refleksi akan makna kehidupan, sekaligus pengingat bahwa kebersamaan, doa, dan dukungan moral dari berbagai pihak merupakan kekuatan besar bagi keluarga dalam menghadapi kehilangan orang yang dikasihi.

width="120" height="600"/>