LANGOWAN SELATAN,JEJAKPERINTIS.com — SD INPRES Kaayuran Bawah, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa, menjadi salah satu sasaran Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan tahun 2026.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan ini dilaksanakan oleh P2SP dengan dukungan dana APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1.777.476.723,43.
Revitalisasi tersebut mencakup pembangunan dan rehabilitasi sejumlah fasilitas sekolah. Untuk pembangunan baru, akan dibangun 1 ruang kelas, ruang administrasi, perpustakaan, ruang UKS, dan toilet. Sementara untuk rehabilitasi meliputi ruang kelas 1, 3, 4, 5, dan 6, serta rehabilitasi toilet dan penataan halaman dengan paving blok.
Untuk diketahui SD Inpres Kayuran Bawah Terima Bantuan Ruang Kelas dan Gedung Baru.
Kepala Sekolah SD Inpres Kayuran Bawah, Yenni Tengker S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima sekolahnya. Bantuan tersebut berupa tambahan ruang kelas serta pembangunan gedung administrasi, gedung perpustakaan, dan gedung UKS. “Kami dari pihak sekolah khususnya SD Inpres Kayuran Bawah sangat bersyukur dan sangat berterima kasih untuk bantuan yang bisa diberikan bagi sekolah kami. Ini merupakan hal yang luar biasa karena sekolah kami bisa ada tambahan ruang kelas dan ada juga tambahan gedung administrasi, gedung perpustakaan, gedung UKS,” ujar Tengker.
Tengker menjelaskan selama ini sekolahnya mengalami kekurangan ruang. Dengan enam ruangan belajar yang ada, hanya tersedia lima ruang kelas. Untuk itu, ia berharap bantuan serupa dapat kembali diberikan pada tahun depan. “Apakah ada harapan untuk tahun depan bisa dapat kembali bantuan. Untuk harapan kami juga sangat mendambakan kiranya masih bisa ada bantuan lagi untuk sekolah kami, untuk kemajuan pendidikan yang semakin baik,” lanjut Tengker.
Diketahui Waktu pengerjaan 150 hari,dimana Proyek ini ditargetkan rampung dalam 150 hari kalender, mulai 1 Juli 2026 sampai 30 November 2026.
Program ini merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah yang disalurkan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Non Formal dan Informal (Ditjen PAUD, Dikdas, dan PNFI).
Revitalisasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana belajar di SD INPRES Kaayuran Bawah, sehingga kegiatan belajar mengajar siswa bisa lebih nyaman dan semakin baik. (HerieS)












