LANGOWAN BARAT,JEJAKPERINTIS.com— Pemerintah Desa Walewangko, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai dampak fenomena El Nino yang terjadi pada tahun 2026 ini.
Himbauan tersebut disampaikan langsung oleh Hukum Tua Desa Walewangko, Rovi Octavian Kumolontang, kepada warga desa Walewangko, melalui Media ini Sabtu (8/8/2026), dimana pemerintah desa mengingatkan empat dampak utama El Nino yang perlu diantisipasi bersama.
Dampak El Nino yang diwaspadai:
- Kemarau panjang
- Krisis air bersih
- Kebakaran Hutan dan Lahan
- Sektor pertanian terganggu
Melalui himbauan ini juga diharapkan memperhatikan kekeringan yang bisa menyebabkan kebakaran dipinggiran hutan yang berbatasan dengan perkebunan warga, maka diingatkan agar tidak membakar sampah sembarangan dan harus menjaga sampah yang akan dibakar jadi diharapkan peringatan dini kepada warga agar tidak dianggap remeh, “ujar Kumolontang.
Untuk meminimalisir risiko, Pemdes Walewangko mengajak warga bergotong-royong mencegah bencana dengan 4 langkah utama:
- Gunakan air bersih dengan bijak.
- Hindari aktivitas yang memicu kebakaran di area hutan dan lahan.
- Selalu memakai masker saat beraktivitas di lingkungan yang berdebu.
- Tetap berdoa supaya kita dihindarkan dari bencana.
“Ayo bersama bergotong-royong cegah bencana, selamatkan diri dan lindungi sesama,” tulis Pemdes dalam himbauannya.
Pemerintah desa berharap seluruh warga Walewangko dapat mempersiapkan diri lebih awal, terutama petani dan warga di wilayah rawan kekeringan, agar dampak El Nino 2026 tidak menimbulkan kerugian besar.
(HerieS)












