TOMOHON – Peresmian Masjid Nurul Iman di Kampung Jawa, Kota Tomohon, menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan wajah Tomohon sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Masjid Nurul Iman resmi diresmikan pada Sabtu, 18 April 2026. Peresmian dihadiri Wali Kota Tomohon Caroll Senduk bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penekanan tombol, kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, panitia pembangunan, jamaah, serta seluruh pihak yang ikut mengambil bagian dalam pembangunan masjid tersebut.
Menurutnya, pembangunan Masjid Nurul Iman yang berlangsung selama empat tahun menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, panitia, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid ini,” ujar Caroll.
Caroll menilai keberhasilan pembangunan rumah ibadah tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga menjadi gambaran kuatnya kebersamaan dan kehidupan sosial masyarakat.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman yang menjadi bagian penting dari kehidupan Kota Tomohon.
Dorong Kota Tetap Bersih dan Nyaman
Dalam sambutannya, Wali Kota juga menyinggung sejumlah program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satunya program ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah). Caroll mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terlebih Tomohon dikenal sebagai salah satu kota pariwisata di Sulawesi Utara.
Selain kebersihan dan lingkungan, pemerintah juga menyampaikan sejumlah layanan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Warga yang memiliki KTP Tomohon disebut dapat memperoleh layanan kesehatan gratis di rumah sakit. Pemerintah juga membuka kanal pengaduan melalui WhatsApp “Corong Suara Rakyat” untuk menerima keluhan maupun masukan masyarakat terkait pelayanan pemerintah.
Untuk kondisi kegawatdaruratan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan 112 yang bebas pulsa dan aktif selama 24 jam. Sementara untuk laporan terkait kriminalitas, kecelakaan maupun gangguan keamanan tersedia layanan 110 Polri.
Peresmian Masjid Nurul Iman kemudian ditutup dengan ajakan untuk terus merawat kehidupan yang aman, tertib dan harmonis.
Bagi Pemerintah Kota Tomohon, keberadaan rumah ibadah bukan hanya menjadi tempat menjalankan kehidupan keagamaan, tetapi juga bagian dari kekuatan sosial yang ikut menopang persatuan dan kerukunan masyarakat.
Wali Kota pun menyampaikan selamat atas diresmikannya Masjid Nurul Iman Kampung Jawa dan berharap keberadaan masjid tersebut dapat memberikan manfaat bagi jamaah serta masyarakat sekitar.






