Jejakperintis || Manado, Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) terus memperkuat jejaring strategis dengan berbagai institusi nasional. Pada Senin, Rektor Oktovian B.A. Sompie menerima Kunjungan Kehormatan (Courtesy Call) dari Dery Triesananto Suhendi di Gedung Rektorat UNSRAT, Manado 18 Mei 2026.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran Dankodaeral VIII bersama jajaran perwira tinggi TNI Angkatan Laut disambut langsung oleh pimpinan universitas sebagai bentuk penghormatan sekaligus komitmen mempererat hubungan kelembagaan antara dunia pendidikan dan sektor pertahanan negara.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi strategis antara UNSRAT dan Komando Daerah Angkatan Laut VIII, khususnya dalam pengembangan pendidikan, riset maritim, serta penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan akademik.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kajian kemaritiman, hingga kolaborasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan Sulawesi Utara.
Rektor UNSRAT menyampaikan apresiasi atas kunjungan kehormatan tersebut dan menegaskan komitmen kampus untuk terus membuka ruang sinergi dengan berbagai lembaga strategis nasional.
“Kami sangat terhormat menerima kunjungan dari Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi beserta tim. UNSRAT selalu terbuka dan siap bersinergi dengan TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral VIII, untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, baik melalui jalur pendidikan, riset maritim, maupun penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi mahasiswa,” ujar Rektor UNSRAT.
Sementara itu, Dankodaeral VIII menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, terutama di kawasan maritim Indonesia Timur yang memiliki potensi strategis sangat besar. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pertahanan dan dunia akademik menjadi langkah penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang memiliki wawasan kebangsaan dan kepedulian terhadap sektor kemaritiman.
Sebagai perguruan tinggi terbesar di Sulawesi Utara, UNSRAT dinilai memiliki kapasitas akademik dan sumber daya yang kuat untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kelautan dan kemaritiman. Hal ini sejalan dengan posisi geografis Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan kawasan strategis Asia Pasifik.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi institusi pendidikan, TNI Angkatan Laut, maupun masyarakat luas.












