Manado

Dies Natalis ke-66 Fakultas Pertanian Unsrat, Perkuat Peran Inovasi Pertanian Modern Berbasis Potensi Lokal

×

Dies Natalis ke-66 Fakultas Pertanian Unsrat, Perkuat Peran Inovasi Pertanian Modern Berbasis Potensi Lokal

Sebarkan artikel ini

Manado, Jejakperintis.com – Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar puncak perayaan Dies Natalis ke-66 pada Selasa, 26 Mei 2026. Momentum tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan komitmen fakultas dalam mendorong pembangunan pertanian modern yang berbasis pada potensi dan kearifan lokal.

Mengusung tema “Pertanian Modern Berbasis Potensi Lokal sebagai Fondasi Pembangunan yang Stabil, Berdampak, dan Berkelanjutan”, kegiatan ini dihadiri sivitas akademika, alumni, mahasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie menegaskan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi global saat ini. Menurutnya, dunia tengah menghadapi berbagai tantangan besar seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, degradasi lingkungan, hingga transformasi teknologi yang berlangsung begitu cepat.

“Fakultas Pertanian harus terus menjadi pusat inovasi dan transformasi pertanian modern yang tetap berpijak pada kekayaan sumber daya lokal, kearifan lokal, serta potensi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menghasilkan solusi yang mampu menjawab berbagai persoalan pembangunan, khususnya di sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar penting ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jani Niclas Lukas, menyampaikan bahwa Dies Natalis bukan sekadar kegiatan seremonial untuk mengenang perjalanan sebuah institusi pendidikan.

Menurutnya, peringatan hari jadi juga menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi bersama di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat dan dinamis.

“Fakultas Pertanian Unsrat memiliki peran yang sangat strategis. Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menjadi pusat inovasi, pusat solusi, dan pusat lahirnya gagasan-gagasan baru yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” katanya.

Ia berharap Fakultas Pertanian Unsrat dapat terus berada di garis terdepan dalam mendampingi petani, memperkuat kapasitas penyuluh pertanian, serta menghadirkan teknologi yang mudah diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian Unsrat, Prof. Ir. Dedie Tooy, memaparkan laporan perkembangan fakultas selama Tahun Akademik 2025/2026.

Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa Fakultas Pertanian terus melakukan transformasi dan penguatan tata kelola guna menghadapi dinamika pendidikan tinggi serta tantangan pembangunan sektor pertanian di era modern. Upaya tersebut mencakup peningkatan kualitas akademik, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kerja sama dengan berbagai pihak.

Perayaan Dies Natalis ke-66 ini menjadi bukti komitmen Fakultas Pertanian Unsrat untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus mempertahankan nilai-nilai lokal sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

width="120" height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *