BeritaDaerahMinahasa

Hadiri Pembukaan Hari Persatuan Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan Tahun 2026, Wabup Vasung Ajak Pemuda GMIM Jadi Obor Pembangunan

×

Hadiri Pembukaan Hari Persatuan Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan Tahun 2026, Wabup Vasung Ajak Pemuda GMIM Jadi Obor Pembangunan

Sebarkan artikel ini

MINAHASA,JEJAKPERINTIS.com– Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS., MAP, menghadiri Ibadah Pembukaan Hari Persatuan (Hapsa) Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan Tahun 2026 di Gereja GMIM Zaitun Kiawa, Kecamatan Kawangkoan, Minggu (11/10/2026).

Pada kesempatan itu, Wabub Vasung, mengajak Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menjadi obor pembangunan, menjaga semangat pelayanan, serta menghadirkan keteladanan nyata di tengah masyarakat.

Hal ini disampaikannya dalam sambutannya, dimana Ia menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai generasi penerus gereja dan bangsa. Karena itu, pemuda GMIM diharapkan tidak hanya aktif dalam kehidupan bergereja, tetapi juga mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui tindakan nyata dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Pemuda harus menjadi obor pembangunan yang menerangi lingkungan dengan keteladanan, sekaligus menjadi mitra strategis bagi gereja dan pemerintah,” ujar Vanda di hadapan ratusan pemuda yang hadir.

Sarundajang juga mendorong para pemuda agar terus mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter, serta menjaga semangat melayani Tuhan di tengah berbagai tantangan zaman.

Selain menyampaikan pesan mengenai peran generasi muda, Vasung turut mengingatkan persoalan lingkungan yang tengah dihadapi Kabupaten Minahasa, khususnya dampak fenomena El Nino yang berpotensi memicu kekeringan berkepanjangan dan krisis air bersih.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan tanggung jawab bersama. Ia mengungkapkan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran telah menangani hampir 300 titik kebakaran lahan maupun bangunan di wilayah Minahasa.

Menyikapi kondisi itu, Wabub Vasung mengimbau masyarakat, termasuk kalangan pemuda, untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja serta lebih bijak dalam menggunakan air bersih, terutama ketika debit air tanah mengalami penurunan.

Vasung berharap kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari tanggung jawab sosial pemuda, sehingga semangat pelayanan tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan gerejawi, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga alam dan keselamatan masyarakat.

Ibadah pembukaan Hapsa Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan Tahun 2026 mengusung tema “REKINDLE”, yang bermakna menyalakan kembali dan mengobarkan karunia Allah yang ada pada Pemuda GMIM. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Junisar Watulangkow, M.Th.

Dalam khotbah berdasarkan Roma 12:9–12, Pdt. Junisar menekankan pentingnya mewujudkan iman melalui kehidupan sehari-hari, antara lain dengan mempersembahkan hidup yang kudus, mengasihi dengan tulus tanpa kepura-puraan, serta saling menghormati sebagai saudara seiman.

Ia mengingatkan bahwa semangat dan ketekunan dalam melayani Tuhan harus terus dipelihara, sekalipun pemuda menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan modern.

“Kerajinan dan semangat dalam melayani Tuhan tidak boleh kendor. Roh orang percaya harus tetap menyala-nyala di tengah berbagai tantangan zaman, serta menjaga keutuhan persekutuan tanpa persaingan yang tidak sehat,” tuturnya.

Pdt. Junisar juga menyoroti dinamika kehidupan kaum muda, termasuk tantangan dalam mendorong keterlibatan mereka pada ibadah rutin dan pelayanan gereja. Di sisi lain, kreativitas dan antusiasme pemuda kerap terlihat dalam berbagai kegiatan serta perlombaan.

Karena itu, ia berharap semangat tersebut dapat berjalan seimbang dengan komitmen pelayanan yang tulus, konsisten, dan berkelanjutan.

Kehadiran Vanda Sarundajang dalam kegiatan tersebut turut mendapat apresiasi dari panitia pelaksana. Vasung didampingi Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Sosial, serta Camat Kawangkoan Utara.

Usai ibadah pembukaan, Vanda melanjutkan agenda dengan melepas peserta lomba gerak jalan Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan.

Rangkaian Hapsa Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan November dengan berbagai program pembinaan spiritual, olahraga, dan kesenian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemuda GMIM semakin memperkuat iman, persaudaraan, kreativitas, serta kontribusi nyata bagi gereja dan masyarakat. Sejalan dengan pesan Wakil Bupati, generasi muda diharapkan mampu menjadi teladan, menjaga semangat pelayanan, dan berperan aktif mendukung pembangunan Kabupaten Minahasa. (*)

width="120" height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *