LANGOWAN,JEJAKPERINTIS.com — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Ditjen PAUD, Dikdas, dan PNFI) menggelontorkan bantuan revitalisasi untuk SD Negeri 1 Langowan, Kecamatan Langowan Barat.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dananya bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp1.280.681.620.
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, revitalisasi akan dilaksanakan oleh P2SP selama 150 hari kalender, mulai 1 Juli 2026 hingga 30 November 2026.
Adapun Ruang lingkup pekerjaan mencakup perbaikan menyeluruh di lingkungan sekolah. Total ada 10 item pekerjaan, meliputi,
- Rehabilitasi Ruang Kelas 1 sampai Kelas 6.
- Rehabilitasi Ruang Perpustakaan.
- Rehabilitasi Ruang Administrasi.
- Rehabilitasi Toilet.
- Penataan Lingkungan, berupa pembangunan pagar dan pemasangan paving blok.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan mutu sarana dan prasarana belajar sehingga proses kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 1 Langowan menjadi lebih nyaman dan aman bagi siswa.
Di lokasi proyek, terpasang pula imbauan K3 “Jaga dan Perhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja” sebagai standar pelaksanaan pembangunan.
Revitalisasi sekolah dasar ini menjadi salah satu upaya pemerintah pusat untuk pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan dasar di daerah, termasuk di Sulawesi Utara.
Kepala Sekolah SD Negeri 1 Langowan, Jeisi Watuseke, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas ditetapkannya sekolah yang dipimpinnya sebagai salah satu penerima Program Revitalisasi Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam pernyataannya, Jeisi Watuseke mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah pusat kepada sekolah dasar di daerah.
“Tentunya sebagai pribadi bahkan atas nama sekolah SD Negeri 1 Langowan mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Presiden RI. Tentunya melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat SD yang sudah memperkenankan kami,” ujar Jeisi.
Ia menambahkan, SD Negeri 1 Langowan merupakan salah satu sekolah yang mendapatkan program revitalisasi pendidikan tahun ini.
“Sebagai sekolah yang salah satu yang mendapatkan program revitalisasi pendidikan, jadi banyak terima kasih, apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Kemendikdasmen dan Bapak Menteri yang ada,” pungkasnya.
Program revitalisasi sekolah dasar merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu sarana prasarana, pembelajaran, dan tata kelola sekolah. Dengan masuknya SD Negeri 1 Langowan dalam program ini, diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa.
Pihak sekolah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan peserta didik dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.(HerieS)












