Manado

Tembus Wilayah Terluar, Unsrat dan Kodam XIII/Merdeka Hadirkan Air Bersih hingga Energi Terbarukan di Talaud

×

Tembus Wilayah Terluar, Unsrat dan Kodam XIII/Merdeka Hadirkan Air Bersih hingga Energi Terbarukan di Talaud

Sebarkan artikel ini

MELONGUANE, JEJAKPERINTIS.COM – Kolaborasi antara dunia pendidikan dan TNI kembali diwujudkan melalui aksi nyata di wilayah kepulauan dan terluar. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) bersama Kodam XIII/Merdeka menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong pembangunan di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses yang tidak mudah.

Salah satu perhatian utama dalam kegiatan ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih. Selain itu, kolaborasi juga diarahkan pada pemanfaatan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Kehadiran Unsrat dan Kodam XIII/Merdeka di Talaud menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan. Daerah terluar juga membutuhkan perhatian, inovasi, serta pendampingan yang berkelanjutan.

Kolaborasi perguruan tinggi dan TNI tersebut juga menjadi ruang bagi penerapan ilmu pengetahuan secara langsung. Potensi akademik dan teknologi yang dimiliki perguruan tinggi dipadukan dengan kemampuan TNI dalam menjangkau wilayah-wilayah yang memiliki kondisi geografis menantang.

Langkah ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sebelumnya, Unsrat bersama Kodam XIII/Merdeka juga memberangkatkan mahasiswa, dosen dan prajurit untuk melaksanakan Karya Bakti Skala Besar 2026 di Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI dan perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pembangunan serta pengabdian kepada masyarakat di wilayah terdepan dan terluar Indonesia.

Melalui sinergi tersebut, wilayah kepulauan tidak sekadar menjadi titik sasaran program pembangunan, tetapi juga menjadi ruang untuk menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Bagi Talaud, kehadiran program air bersih dan energi terbarukan menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Kolaborasi Unsrat dan Kodam XIII/Merdeka pun menjadi gambaran bahwa pembangunan wilayah terluar membutuhkan kerja bersama lintas sektor—dari pemerintah, TNI, perguruan tinggi hingga masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, semangat membangun dari wilayah terluar diharapkan semakin kuat, sehingga masyarakat di pulau-pulau perbatasan turut merasakan manfaat nyata dari kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan pembangunan nasional.

width="120" height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *