TOMOHON – Upaya Pemerintah Kota Tomohon memperluas promosi pariwisata mendapat dukungan dari Panorama JTB Tours. Perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata tersebut menyatakan kesiapan berkolaborasi dalam mempromosikan Tomohon, termasuk melalui pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.
Dukungan itu mengemuka dalam pertemuan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk bersama jajaran Panorama JTB Tours di Gedung Panorama JTB Tours, Tomang, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Pertemuan tersebut difasilitasi Ketua Panitia TIFF 2026, Levita G. Supit. Wali Kota Caroll Senduk diterima langsung CEO/Presiden Direktur Panorama JTB Tours Budi Tirtawisata, Wakil Direktur Utama Rama Tirtawisata bersama jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Budi Tirtawisata menilai arah kebijakan Pemerintah Kota Tomohon di bidang pariwisata telah berada pada jalur yang tepat. Menurutnya, citra Tomohon sebagai daerah tujuan wisata semakin dikenal hingga ke tingkat dunia.
Sementara itu, Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan harapan agar dukungan Panorama JTB Tours tidak berhenti pada penyelenggaraan TIFF 2026.
Pemkot Tomohon, kata Caroll, membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk memperkuat promosi sekaligus mengembangkan potensi pariwisata daerah secara berkelanjutan.
“Kami berharap dukungan Panorama Tours bukan hanya untuk TIFF, tetapi juga dalam promosi dan pengembangan pariwisata Kota Tomohon,” ujar Caroll.
Gayung bersambut. Budi Tirtawisata memastikan pihaknya siap membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tomohon, baik dalam pelaksanaan TIFF maupun dalam upaya memperluas promosi destinasi wisata Tomohon.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Tomohon di mata wisatawan sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke daerah yang dikenal dengan kekayaan florikultura dan potensi wisatanya itu.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Tomohon sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Utara.
Dengan semakin luasnya jejaring promosi dan dukungan pelaku industri pariwisata, TIFF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan lebih banyak potensi wisata, budaya dan ekonomi kreatif Tomohon ke pasar nasional maupun internasional.






