Jejakperintis.com — Pemerintah Kota Tomohon terus memperkuat sektor pariwisata sebagai motor penggerak pembangunan daerah melalui pengembangan konsep Wellness Tourism dan Eco-Living Tourism yang dinilai sangat sesuai dengan karakteristik alam Kota Tomohon.
Komitmen tersebut ditunjukkan Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, SH bersama Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar, SE., M.I.Kom dengan menggandeng PT Metropolitan Land Tbk (Metland), salah satu perusahaan pengembang nasional, dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan di Kota Tomohon.
Konsep Wellness Tourism dan Eco-Living Tourism sendiri mengedepankan keseimbangan antara kesehatan, kenyamanan hidup, kelestarian lingkungan, serta pengembangan kawasan wisata yang ramah alam dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.
Dengan udara sejuk, panorama pegunungan yang indah, tanah yang subur, serta kekayaan alam dan florikultura yang dimiliki, Kota Tomohon dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata unggulan berbasis kesehatan dan gaya hidup berkelanjutan.
Wali Kota Caroll Senduk mengatakan pengembangan sektor pariwisata harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
“Tomohon memiliki potensi luar biasa di sektor pariwisata. Karena itu, pengembangannya harus diarahkan pada konsep yang modern, sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ujar Caroll Senduk.
Sementara itu, pihak PT Metland melalui perwakilannya, Ir. Tono, menyampaikan komitmen perusahaan untuk tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur wisata, tetapi juga melibatkan masyarakat lokal dalam proses pengembangan kawasan wisata di Tomohon.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting agar masyarakat lokal dapat mengambil peran langsung dalam perkembangan industri pariwisata di daerah.
“Kami ingin pengembangan pariwisata di Tomohon memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi perhatian utama,” ujarnya.
PT Metland juga berencana menghadirkan program pengembangan kompetensi melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan vokasi di bidang pariwisata guna menciptakan tenaga kerja lokal yang profesional dan siap bersaing di industri pariwisata nasional maupun internasional.
Pemerintah Kota Tomohon berharap kolaborasi bersama investor dapat mempercepat pengembangan sektor pariwisata yang berkualitas sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, pengembangan Wellness Tourism dan Eco-Living Tourism diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat UMKM lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Langkah strategis Caroll-Sendy tersebut juga menjadi bagian dari visi besar menjadikan Kota Tomohon sebagai destinasi wisata kelas dunia yang tetap mempertahankan identitas budaya, keindahan alam, dan kelestarian lingkungan.






