MINSEL – Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Minahasa Selatan, Jumat (12/6/2026).
Ibadah syukur tersebut dihadiri ribuan warga GMIM dari berbagai wilayah pelayanan dan dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas.
Kehadiran Wawali Sendy menjadi bentuk dukungan sekaligus penghargaan terhadap perjalanan panjang Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen di Tanah Minahasa yang telah berlangsung selama 195 tahun.
Menurut Sendy, momentum tersebut bukan hanya menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah masuknya Injil, tetapi juga menjadi momentum untuk mensyukuri karya Tuhan yang terus nyata melalui pelayanan gereja dan pendidikan Kristen.
Ia menilai perjalanan panjang tersebut telah memberikan kontribusi penting dalam membentuk generasi yang memiliki iman, karakter serta kepedulian terhadap sesama.
“Selama 195 tahun, benih iman yang ditaburkan telah bertumbuh dan menghasilkan generasi-generasi yang takut akan Tuhan, berkarakter, serta memiliki semangat melayani sesama,” ujar Sendy.
Atas nama pribadi dan keluarga, Sendy menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh warga GMIM yang memperingati HUT ke-195 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen.
Ia berharap pelayanan, kesaksian dan persekutuan warga GMIM terus bertumbuh serta memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
“Kiranya Tuhan senantiasa memberkati pelayanan, kesaksian, dan persekutuan seluruh warga GMIM, sehingga semakin menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Perayaan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan, Wakil Bupati Minahasa Tenggara, unsur Forkopimda Sulawesi Utara, jajaran BPMS GMIM, para pendeta serta pelayan khusus se-Sinode GMIM.
HUT ke-195 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM menjadi momentum refleksi sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan panjang gereja dalam membangun kehidupan iman, pendidikan dan karakter masyarakat di Tanah Minahasa.
Bagi Sendy, nilai-nilai iman dan pelayanan yang telah diwariskan selama hampir dua abad menjadi modal penting untuk terus membangun kehidupan masyarakat yang rukun, berkarakter dan saling melayani.






