Jejakperintis.com – Prof. Dr. Roike Iwan Montolalu, S.Pi., M.Sc., resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado periode 2026-2030.
Prof. Roike tiba di Aula Universitas Sam Ratulangi Manado pada pukul 14.15 WITA, Senin (3/11/2026), untuk mengikuti tahapan pendaftaran bakal calon rektor yang telah dibuka oleh panitia penjaringan.
Lima menit kemudian, tepat pukul 14.20 WITA, Prof. Royke menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia. Dokumen tersebut selanjutnya diperiksa untuk memastikan kelengkapan persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dalam proses penjaringan bakal calon Rektor UNSRAT.
Setelah proses pemeriksaan berkas, tahapan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pendaftaran. Prof. Roike kemudian mengikuti penandatanganan pakta integritas sebagai bagian dari komitmen dalam mengikuti seluruh proses pemilihan Rektor UNSRAT secara tertib dan sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Roike menyampaikan arah yang akan menjadi pijakan apabila nantinya mendapat kepercayaan memimpin Universitas Sam Ratulangi.
Ia mengatakan, kepemimpinannya jika dipercayakan sebagai rektor akan berpedoman pada Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta memperhatikan visi dan misi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Selain itu, Prof. Roike menegaskan bahwa arah kebijakan universitas akan tetap mengacu pada Statuta UNSRAT Tahun 2025 dan Rencana Strategis (Renstra) UNSRAT terbaru.
“Jika dipercayakan sebagai rektor nanti, tentunya akan berpedoman pada Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, visi dan misi Renstra Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Statuta UNSRAT Tahun 2025 dan Renstra UNSRAT yang terbaru,” ujar Prof. Roike.
Pendaftaran tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan pemilihan Rektor UNSRAT periode 2026-2030. Hingga hari ini, tercatat baru satu bakal calon rektor yang telah resmi mendaftarkan diri.
Sesuai jadwal yang ditetapkan panitia, pendaftaran bakal calon Rektor UNSRAT dibuka pada 2 hingga 6 November 2026.
Apabila jumlah pendaftar belum mencapai empat bakal calon rektor, panitia akan membuka perpanjangan masa pendaftaran pada 9 hingga 11 November 2026.
Selanjutnya, tahapan akan memasuki proses seleksi administrasi pada 12 hingga 18 November 2026. Tahapan ini meliputi penelitian kelengkapan dokumen, verifikasi administratif, serta permintaan klarifikasi atau perbaikan dokumen apabila diperlukan.
Proses penjaringan tersebut menjadi tahap awal menuju pemilihan Rektor UNSRAT periode 2026-2030. Seluruh bakal calon yang memenuhi persyaratan administrasi selanjutnya akan mengikuti tahapan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia.
Dengan pendaftaran Prof. Roike Iwan Montolalu, dinamika penjaringan calon pemimpin UNSRAT periode mendatang mulai terlihat. Jumlah bakal calon masih berpeluang bertambah hingga berakhirnya masa pendaftaran dan kemungkinan perpanjangan yang telah disiapkan panitia.







