Manado

UNSRAT Dorong Dua Prodi Faperta Semakin Siap Menghadapi Akreditasi

×

UNSRAT Dorong Dua Prodi Faperta Semakin Siap Menghadapi Akreditasi

Sebarkan artikel ini

Jejakperintis.com – Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado memperkuat penjaminan mutu Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian (Faperta), melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD).

Kegiatan yang dibuka Wakil Rektor I UNSRAT, Prof. Ir. Arthur G. Pinaria, MP, PhD, tersebut berlangsung di Manado, Rabu (23/9/2026). FGD dijadwalkan berlangsung hingga 26 September 2026 dengan menghadirkan narasumber eksternal I Putu Sudiarta, SP, MSi, PhD dari Universitas Udayana, Bali.

FGD ini menjadi bagian dari pendampingan UNSRAT dalam memperkuat kesiapan dua program studi menghadapi proses akreditasi yang mengacu pada Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP).

Prof. Arthur G. Pinaria mengatakan, UNSRAT memberikan dukungan dan pendampingan terhadap proses akreditasi seluruh program studi yang ada di lingkungan universitas. Untuk kegiatan kali ini, pendampingan secara khusus diarahkan kepada Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Agroteknologi di Faperta.

“Perguruan tinggi support pendampingan dalam proses akreditasi untuk semua Prodi di Unsrat, dan kali ini untuk dua Prodi dari Faperta yaitu Prodi Teknologi Pangan dan Prodi Agroteknologi,” ujar Prof. Pinaria.

Peserta FGD tidak hanya berasal dari kedua program studi tersebut. Kegiatan turut melibatkan pimpinan Fakultas Pertanian UNSRAT di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Dedie Tooy, MSi, PhD, para wakil dekan, pimpinan program studi, serta dosen yang memiliki keterkaitan dengan bidang ilmu kedua program studi.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penguatan mutu, terutama untuk memastikan kesiapan program studi dalam memenuhi berbagai standar yang dibutuhkan dalam proses akreditasi.

Sejumlah pimpinan UNSRAT juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Rektor II Prof. Royke Montolalu, S.Pi., MSc dan Wakil Rektor IV Prof. Ir. Steenie Wallah, MSc, PhD. Hadir pula Kepala Biro Akademik UNSRAT Welliam Pangemanan.

Selain menghadirkan narasumber eksternal dari Universitas Udayana, FGD juga diperkuat dengan narasumber internal UNSRAT. Prof. Royke Montolalu dan Prof. Steenie Wallah turut memberikan masukan dalam kegiatan tersebut. Penguatan juga diberikan mantan Dekan Faperta UNSRAT, Prof. Dr. Ir. Robert Molenaar, MS.

Melalui FGD tersebut, UNSRAT terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola dan penyelenggaraan pendidikan pada tingkat program studi. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu kedua prodi mempersiapkan dokumen, evaluasi, serta berbagai aspek pendukung yang diperlukan dalam proses akreditasi.

Penguatan mutu menjadi bagian penting bagi perguruan tinggi untuk memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar sekaligus mampu menjawab kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Bagi Fakultas Pertanian UNSRAT, proses tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kualitas Program Studi Teknologi Pangan dan Agroteknologi sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing.

Dengan menghadirkan akademisi eksternal dan melibatkan unsur pimpinan universitas serta fakultas, FGD diharapkan tidak berhenti pada persiapan administratif akreditasi, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan UNSRAT.

width="120" height="600"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *