MANADO, Jejakperintis.com – Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado menggelar Job Fair UNSRAT 2026 pada Rabu, 30 September 2026, sebagai upaya mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan dunia kerja sekaligus membuka akses terhadap peluang karier di berbagai sektor.
Mengusung tema “Menghubungkan Talenta, Membangun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni untuk memperoleh informasi karier, mengenal kebutuhan industri, serta memperkenalkan kompetensi yang dimiliki kepada calon pemberi kerja.
Rektor UNSRAT yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Ir. Arthur Pinaria, M.P., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Job Fair 2026 hadir untuk menjawab kebutuhan dunia kerja terhadap sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan siap menghadapi perubahan.
Menurutnya, terdapat kebutuhan yang saling berkaitan antara dunia usaha yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas dan para lulusan yang memerlukan akses lebih luas terhadap informasi serta kesempatan kerja.
“Di satu sisi, dunia kerja membutuhkan SDM yang kompeten, adaptif, memiliki integritas, dan siap menghadapi perubahan. Di sisi lain, mahasiswa tingkat akhir dan alumni membutuhkan akses yang lebih luas terhadap informasi karier, peluang kerja, serta ruang untuk memperkenalkan kompetensi yang mereka miliki,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, cakupan Job Fair UNSRAT 2026 tidak hanya mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan perusahaan, tetapi juga melibatkan dunia usaha, industri, perbankan, serta instansi pemerintah. Selain itu, kegiatan ini turut membuka ruang peluang karier melalui jalur Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Keberagaman sektor tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan karier yang lebih luas bagi para pencari kerja, sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan sumber daya manusia.
Dalam kesempatan itu, Rektor UNSRAT melalui Prof. Arthur Pinaria juga berpesan kepada mahasiswa dan alumni agar tidak sekadar berorientasi pada pencarian pekerjaan, tetapi turut mempersiapkan diri untuk berkontribusi dalam membangun masa depan.
“Jadilah talenta yang tidak hanya mencari masa depan, tetapi juga mampu membangun masa depan,” demikian pesan Rektor UNSRAT yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyampaikan harapan agar jumlah perusahaan peserta Job Fair UNSRAT dapat terus meningkat setiap tahun.
Menurutnya, peningkatan tersebut perlu dilakukan bukan hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas dan keragaman sektor usaha yang berpartisipasi.
Gubernur Sulawesi Utara melalui Wakil Gubernur menilai semakin banyak perusahaan yang terlibat, semakin terbuka pula peluang karier bagi para lulusan. Partisipasi perusahaan dari berbagai bidang juga dinilai dapat memperkuat jalinan kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia usaha.
“Kami berharap jumlah peserta perusahaan bisa meningkat setiap tahunnya, tidak hanya dalam kuantitas, tetapi juga dalam kualitas dan keragaman sektor. Semakin banyak perusahaan yang bergabung, semakin luas peluang karier bagi lulusan kita dan semakin kuat jalinan kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia usaha,” ungkapnya.
Ia juga mengajak mahasiswa, alumni, dan seluruh pengunjung untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah awal dalam membangun karier yang bermakna.
“Kepada seluruh mahasiswa, alumni, dan pengunjung, jadikanlah kesempatan ini sebagai pijakan awal menuju karier yang bermakna. Tanamkan bahwa saudara di sini bukan hanya mencari pekerjaan, tetapi sedang membangun masa depan,” pesannya.
Melalui penyelenggaraan Job Fair UNSRAT 2026, diharapkan hubungan antara perguruan tinggi dan dunia kerja semakin erat, sekaligus membantu mahasiswa dan alumni mempersiapkan diri menghadapi persaingan kerja yang terus berkembang.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong pengembangan talenta muda Sulawesi Utara agar memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha, peluang bagi lulusan untuk memasuki dunia kerja diharapkan semakin terbuka, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Sulawesi Utara.












